Agam  

Polres Agam Dorong Petani Perluas Lahan Jagung, KUR HIMBARA Jadi Solusi Modal

banner 120x600

DetakDetik.Com| Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong di Kabupaten Agam. Salah satunya melalui kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi perluasan lahan serta peningkatan produksi jagung lewat fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari HIMBARA yang digelar di Aula Wibosono Polres Agam, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga menjelang siang itu dihadiri sejumlah pejabat lintas sektor, mulai dari unsur kepolisian, dinas terkait, perbankan hingga kelompok tani se-Kabupaten Agam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Agam Kompol Muddasir, S.H., M.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Imrefli, S.P., Kepala Dinas Kehutanan Dewi Safnita, S.Hut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Ediarta, S.Hut, Kepala BPS Agam Refri Sutrisno, S.H., pihak Perum Bulog Cabang Bukittinggi, Bank Mandiri Bawan serta para kelompok tani.

Dalam kegiatan itu, para petani mendapatkan pemaparan mengenai fasilitas pembiayaan KUR dari HIMBARA yang dinilai dapat menjadi solusi untuk membantu pengembangan usaha pertanian, khususnya budidaya jagung. Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh narasumber dari Bank Mandiri Bawan, Wendi Harza.

Kasatintelkam Polres Agam, Iptu Dedi Arisandhi, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan bersama dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah.

“Melalui koordinasi ini diharapkan petani mendapatkan kemudahan akses permodalan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang saat ini menjadi salah satu fokus penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Iptu Dedi Arisandhi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perbankan dan kelompok tani sangat penting agar program perluasan lahan dan peningkatan hasil produksi dapat berjalan maksimal.

“Petani jangan ragu memanfaatkan fasilitas KUR yang telah disediakan pemerintah melalui HIMBARA. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, tentu akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Selain membahas pembiayaan, kegiatan tersebut juga menjadi forum koordinasi antarinstansi dalam menyamakan langkah terkait pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Agam.

Program penguatan produksi jagung sendiri dinilai strategis karena selain menjadi bahan pangan, komoditas tersebut juga memiliki nilai ekonomi tinggi dan dibutuhkan sebagai bahan baku pakan ternak.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.45 WIB dan berlangsung aman, tertib serta penuh antusias dari para peserta yang hadir. (Amri Taher)