Agam  

Kapolsek Tanjung Raya “Goes To School” di SDN 23 Koto Baru, Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying

banner 120x600

DetakDetik.Com | Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak terus digencarkan jajaran Polsek Tanjung Raya, Polres Agam.

Melalui program “Goes To School”, Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Loren Efendi turun langsung memberikan edukasi kepada siswa SDN 23 Koto Baru, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (8/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba, pencegahan bullying (perundungan), serta pentingnya membangun sikap disiplin dan saling menghormati di lingkungan sekolah.

Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Loren Efendi mengatakan, edukasi sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter anak sekaligus mencegah munculnya perilaku negatif di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa narkoba sangat berbahaya bagi masa depan mereka. Selain itu, bullying juga harus dicegah sejak dini karena dapat berdampak buruk terhadap mental dan perkembangan anak,” ujar Iptu Loren Efendi.

Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibanding penanganan setelah terjadi masalah. Karena itu, Polri terus hadir di sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Bersama Polri, kami ingin mewujudkan sekolah ramah anak, aman, nyaman dan bebas dari kekerasan maupun pengaruh narkoba,” tambahnya.

Dalam suasana penuh keakraban, para siswa tampak antusias mengikuti penyuluhan yang disampaikan Kapolsek. Selain memberikan edukasi, personel kepolisian juga mengajak para pelajar untuk rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi pergaulan negatif.

Kegiatan “Goes To School” tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai mampu memberikan motivasi dan pemahaman positif kepada siswa sejak usia dini.

Polsek Tanjung Raya berharap kegiatan serupa terus dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan perlindungan anak di Kabupaten Agam. (Zur)