Agam  

Saat MPLS, Kapolsek Tanjung Mutiara Ingatkan Siswa Bahaya Judi Online hingga Bullying

banner 120x600

DETAKDETIK.COM | Kapolsek Tanjung Mutiara IPTU Robi Andrisno, S.H., M.H., menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Kamis (16/7/2026).

Dalam kegiatan itu, para siswa baru dibekali pemahaman tentang dampak negatif kecanduan game online, judi online, narkoba, perundungan (bullying), hingga pentingnya tertib berlalu lintas.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut turut dihadiri Kanit Lantas Aiptu Dondri Donan, S.H., dan Kanit Intelkam Bripka Robi Zulfianus, S.H. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan hingga kegiatan berakhir pukul 15.30 WIB.


Dalam penyampaiannya, IPTU Robi Andrisno menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, namun juga memiliki risiko apabila tidak digunakan secara bijak. Salah satunya adalah kecanduan game online yang dapat mengganggu proses belajar dan kehidupan sosial pelajar.

“Game online boleh dimainkan sewajarnya, tetapi jangan sampai membuat anak lupa belajar, mengabaikan keluarga, atau bahkan memicu perilaku negatif. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat,” kata IPTU Robi Andrisno.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba judi online. Menurutnya, judi online bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat merusak masa depan karena membuat seseorang kehilangan uang, kecanduan, hingga terjerat tindak pidana.
Selain itu, Robi mengajak seluruh siswa menjauhi narkoba dan segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.


Menurutnya, kedua hal tersebut dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan, mental, dan masa depan generasi muda.

“Jika ada teman yang menjadi korban bullying atau menghadapi persoalan lain, jangan diam. Segera laporkan kepada guru atau pihak sekolah agar bisa ditangani sejak dini. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengingatkan siswa agar mematuhi aturan berlalu lintas, seperti menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, tidak memakai knalpot brong, serta melengkapi surat-surat kendaraan sesuai ketentuan.

Menurut Robi, kegiatan MPLS merupakan momen yang tepat untuk menanamkan karakter positif kepada peserta didik baru. Ia berharap materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk menjalani masa sekolah dengan disiplin, menjauhi berbagai perilaku negatif, dan fokus meraih prestasi. (Lay)