DETAKDETIK.COM | Polsek Matur terus memperkuat sinergitas dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.
Kapolsek Matur AKP Nofriandi mengatakan koordinasi dan silaturahmi bersama unsur pemerintah kecamatan, nagari hingga para tokoh masyarakat menjadi langkah penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Dibutuhkan kerja sama dan koordinasi bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat serta seluruh elemen yang ada di tengah masyarakat,” kata AKP Nofriandi, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, dalam pertemuan koordinasi yang dilaksanakan bersama unsur Forkopimca, pihaknya mengajak seluruh stakeholder dan instansi di Kecamatan Matur untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat sekitar.
Ia menyebut kehadiran polisi di tengah masyarakat, termasuk melalui peran Bhabinkamtibmas di nagari binaan, menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas dan mencegah gangguan kamtibmas.
“Bhabinkamtibmas terus kami dorong aktif berada di tengah masyarakat, melakukan komunikasi, menyerap informasi dan membantu menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan warga,” ujarnya.
AKP Nofriandi juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan keamanan maupun potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada kejadian yang mengganggu keamanan. Bisa melalui Bhabinkamtibmas ataupun call center 110,” katanya.
Menurutnya, sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman dan nyaman.
“Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, situasi kamtibmas di Kecamatan Matur bisa terus terjaga dengan kondusif,” tambahnya.
Selain memperkuat koordinasi bersama Forkopimca, Polsek Matur juga rutin melaksanakan kegiatan sambang, patroli dialogis dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat sebagai bentuk pendekatan humanis kepada warga. (AZT)














