Hasyim Sosialisasikan Ranperda Sistem Kesehatan Sumut 2025 di Kelurahan Gaharu

banner 120x600

DETAKDETIK.COM | Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Hasyim, SE menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025 di Jalan Adinegoro, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Staf Hasyim, Hermanto Sagala, Ustaz Fuad Akbar, perwakilan Puskesmas Glugur Darat I, Lurah Gaharu Rizki, kepala lingkungan setempat, serta puluhan warga Kelurahan Gaharu.

Dalam pemaparannya, Hasyim mengatakan Ranperda Sistem Kesehatan Provinsi Sumatera Utara disusun sebagai upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata, mulai dari pelayanan dasar hingga pelayanan rujukan.

Menurutnya, regulasi tersebut juga bertujuan menjamin ketersediaan tenaga kesehatan, obat-obatan, sarana pendukung, serta memperkuat program promotif dan preventif di tengah masyarakat.

“Ranperda ini disusun agar pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di rumah sakit, tetapi juga diperkuat hingga tingkat puskesmas, posyandu, dan pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat. Harapannya, seluruh warga bisa mendapatkan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan terjangkau,” kata Hasyim.

Perwakilan Puskesmas Glugur Darat I menyambut baik penyusunan Ranperda tersebut. Ia berharap regulasi itu nantinya dapat memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan, serta mendukung program skrining penyakit tidak menular di tingkat masyarakat.

Sementara itu, Lurah Gaharu Rizki mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memberikan masukan sangat penting agar kebijakan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam penyusunan regulasi sehingga implementasinya nanti dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ustaz Fuad Akbar. Ia menilai edukasi kesehatan perlu terus diperkuat melalui berbagai saluran, termasuk kegiatan keagamaan di masjid dan majelis taklim agar pesan-pesan hidup sehat dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sesi dialog berlangsung interaktif. Warga menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan, mulai dari pelayanan BPJS Kesehatan, akses layanan puskesmas, hingga peran kader kesehatan di lingkungan.

Hasyim memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan masukan dalam pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Provinsi Sumatera Utara di DPRD Sumut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan materi sosialisasi kepada peserta dan sesi foto bersama. (Zufrizal Tanjung)