DETAKDETIK.COM | Polsek Tanjung Mutiara terus menggencarkan upaya pencegahan kenakalan remaja melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Kali ini, Kapolsek Tanjung Mutiara, Iptu Robi Andrisno, S.H., M.H., bersama personel menggelar sosialisasi tentang kenakalan pelajar dan remaja di Kantor Wali Nagari Durian Kapeh Darussalam, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu dihadiri perangkat nagari, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Turut mendampingi Kapolsek dalam kegiatan tersebut Kanit Intelkam Polsek Tanjung Mutiara Bripka Robi Zulfianus, S.H., dan Bhabinkamtibmas Tiku Utara Brigadir Tornado.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini menjadi perhatian bersama, mulai dari membolos sekolah, perundungan (bullying), tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba dan zat terlarang lainnya.
Kapolsek Tanjung Mutiara, Iptu Robi Andrisno, mengatakan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
“Kami mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak, terutama yang sudah memasuki usia remaja. Pengawasan dan komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi kunci untuk mencegah anak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum maupun norma sosial,” kata Iptu Robi Andrisno.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini membawa tantangan tersendiri bagi para orang tua. Karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan di lingkungan rumah, tetapi juga terhadap aktivitas anak di dunia digital.
“Kenakalan remaja sering kali berawal dari hal-hal yang dianggap sepele. Jika tidak diawasi sejak dini, dapat berkembang menjadi perilaku yang lebih serius seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, perjudian, bahkan tindak pidana lainnya,” ujarnya.
Iptu Robi menambahkan, pencegahan kenakalan remaja membutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan produktif,” tambahnya.
Selain memberikan materi sosialisasi, petugas juga membuka sesi dialog dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi terkait pembinaan remaja di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polsek Tanjung Mutiara dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menciptakan generasi muda yang berkarakter dan bebas dari pengaruh negatif.
Sosialisasi berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam suasana tertib, aman, serta mendapat respons positif dari masyarakat. Polsek Tanjung Mutiara berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. (AZT)














