Kapolsek Tanjung Mutiara Gandeng BNNP Sumbar dan Pemda Cegah Peredaran Narkoba

banner 120x600

DETAKDETIK.COM | Polsek Tanjung Mutiara terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mencegah peredaran narkoba di wilayahnya. Salah satunya melalui rapat koordinasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara, dan Pemerintah Nagari Tiku Selatan, Senin (29/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB itu dipimpin Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Robi Andrisno, S.H., M.H. Turut hadir Camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama, S.STP., Wali Nagari Tiku Selatan Ismardi, S.T., perwakilan BNNP Sumbar, serta Kanit Intelkam Polsek Tanjung Mutiara Bripka Robi Zulvianus, S.H.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas langkah-langkah pencegahan peredaran narkoba, upaya rehabilitasi bagi penyalahguna, hingga pengawasan terhadap penyelenggaraan hiburan orgen tunggal pada acara kepemudaan maupun pesta pernikahan.

Kapolsek Tanjung Mutiara, Iptu Robi Andrisno, mengatakan peredaran narkoba harus dicegah melalui kerja sama seluruh pihak, tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.

“Pencegahan narkoba membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga keluarga. Kalau kita bergerak bersama, ruang gerak pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba akan semakin sempit,” kata Robi Andrisno.

Ia menjelaskan, koordinasi lintas instansi dilakukan untuk menyamakan langkah dalam upaya pencegahan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Kami juga membahas upaya rehabilitasi bagi penyalahguna agar mereka bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Pendekatan pencegahan dan pembinaan harus berjalan seiring,” ujarnya.

Selain narkoba, pertemuan tersebut juga membahas pelaksanaan hiburan orgen tunggal yang sering digelar pada kegiatan masyarakat.

Menurut Kapolsek, penyelenggara diharapkan mematuhi aturan yang berlaku agar kegiatan berjalan aman dan tidak menjadi tempat terjadinya pelanggaran hukum.

“Kami mengimbau panitia dan penyelenggara hiburan agar mematuhi ketentuan yang ada. Jangan sampai kegiatan yang bertujuan menghibur masyarakat justru dimanfaatkan untuk hal-hal yang melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Robi Andrisno berharap koordinasi seperti ini terus dilakukan secara rutin sehingga seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kami optimistis situasi di Kecamatan Tanjung Mutiara akan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya.

Melalui sinergi antara kepolisian, BNNP Sumbar, pemerintah daerah, dan pemerintah nagari, diharapkan upaya pencegahan peredaran narkoba di Kecamatan Tanjung Mutiara semakin efektif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba. (AZT)