DETAKDETIK.COM | Komitmen menjaga kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kapolsek Ampek Nagari IPTU Muhammad Basir, SH, MH.
Kali ini, ia menghadiri prosesi adat Batagak Panghulu atau Malewakan Gala Datuak Mangkhudum pada Pasukuan Kaum Sikumbang Niniak Mamak Basa Barampek di Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Rabu (17/6/2026).
Kehadiran Kapolsek dalam kegiatan adat tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang masih kuat dijaga masyarakat Minangkabau.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan nagari, serta masyarakat dari berbagai jorong di Nagari Bawan.
Kapolsek Ampek Nagari IPTU Muhammad Basir mengatakan prosesi Batagak Panghulu memiliki makna penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan tatanan sosial masyarakat Minangkabau.
“Batagak Panghulu bukan hanya seremoni adat, tetapi juga bagian dari proses regenerasi kepemimpinan kaum yang memiliki peran besar dalam menjaga persatuan, menyelesaikan persoalan masyarakat, dan mempertahankan nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun,” kata IPTU Muhammad Basir.
Menurutnya, peran niniak mamak sangat strategis dalam membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Kami berharap para pemangku adat terus menjadi teladan di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai musyawarah, serta membimbing generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi antara adat, agama, dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia menilai kuatnya peran lembaga adat menjadi salah satu faktor penting yang membuat masyarakat di Kecamatan Ampek Nagari tetap hidup dalam suasana yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
“Di Minangkabau ada falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga bersama karena menjadi benteng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tuturnya.
Selain menghadiri prosesi adat, IPTU Muhammad Basir juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan tokoh adat serta masyarakat yang hadir. Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kehadiran Kapolsek Ampek Nagari dalam berbagai kegiatan adat, sosial, maupun keagamaan selama ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga stabilitas wilayah.
Acara Batagak Panghulu berlangsung lancar, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan. Prosesi tersebut menjadi bukti bahwa adat istiadat Minangkabau masih hidup dan terus diwariskan sebagai bagian dari identitas masyarakat sekaligus perekat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat. (AZT)














