DETAKDETIK.COM | Niat mencari ikan di tepi Danau Maninjau berujung duka. Irfan Padli (25), warga Jorong Tanjung Alai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat menembak ikan, Kamis (6/8/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan tepi Danau Maninjau, Jorong Tanjung Alai. Saat itu, Irfan pergi bersama temannya, Rapik (20), untuk mencari ikan menggunakan alat sederhana.
Menurut keterangan Rapik, mereka membawa drum berukuran sekitar lima liter dan senter. Keduanya kemudian berada di sekitar danau untuk mencari ikan. Namun, tiba-tiba Rapik tidak lagi melihat cahaya maupun pergerakan dari Irfan.
Rapik sempat menunggu hingga sekitar satu jam. Karena Irfan tidak juga muncul, ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Warga bersama-sama menyisir lokasi tempat korban terakhir terlihat.
Setelah sekitar satu jam dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan. Namun, kondisi Irfan sudah tidak bernyawa. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Bidan Yet yang berada di Jorong Tanjung Alai sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolsek Tanjung Raya IPTU Loren Efendi mengatakan, pihaknya telah mendatangi rumah duka dan melakukan sambang untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.
“Dari keterangan saksi, korban pergi bersama temannya untuk mencari ikan. Saat itu saksi tidak lagi melihat cahaya dan pergerakan korban sehingga meminta bantuan warga. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Loren, Sabtu (8/8/2026).
Loren mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Danau Maninjau agar selalu mengutamakan keselamatan. Terlebih saat malam hari, kondisi danau yang gelap dapat menyulitkan seseorang untuk melihat keadaan di sekitarnya. “Kami mengingatkan warga agar berhati-hati saat beraktivitas di danau, terutama pada malam hari. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya. (ANZ)














