Kapolsek Tanjung Mutiara Temui Kepala SMAN 1, Bullying dan Kenakalan Remaja Jadi Perhatian Bersama

banner 120x600

DETAKDETIK.COM | Maraknya kasus perundungan (bullying) dan kenakalan remaja yang terjadi di berbagai daerah menjadi perhatian serius jajaran Polsek Tanjung Mutiara. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Tanjung Mutiara IPTU Robi Andrisno, SH, MH melakukan koordinasi dengan pihak SMAN 1 Tanjung Mutiara, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB itu digelar di lingkungan sekolah dan dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 1 Tanjung Mutiara Yepi Herpanda, S.Pd., M.Pd, bersama jajaran Polsek Tanjung Mutiara yang terdiri dari Kanit Lantas AIPTU Dondri Donan, SH dan Kanit Intelkam Bripka Robi Zulfianus, SH.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai upaya pencegahan bullying, kenakalan remaja, serta pembinaan karakter pelajar menjadi topik utama yang dibahas bersama.

Kapolsek Tanjung Mutiara IPTU Robi Andrisno menegaskan bahwa tindakan bullying sekecil apa pun tidak boleh dianggap sebagai hal biasa karena dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap perkembangan mental dan psikologis anak.

“Bullying sekecil apa pun tidak boleh dianggap sepele. Dampaknya bisa sangat besar terhadap mental, rasa percaya diri, hingga prestasi belajar siswa. Karena itu, perlu perhatian dan pengawasan bersama dari guru, orang tua, dan lingkungan sekitar,” kata IPTU Robi Andrisno.

Menurutnya, sekolah merupakan salah satu tempat yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Selain membahas bullying, Kapolsek juga menyoroti berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi merugikan masa depan pelajar, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan lebih baik daripada penindakan. Melalui edukasi dan komunikasi yang baik, berbagai potensi masalah bisa dideteksi sejak dini sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” ujarnya.

IPTU Robi Andrisno menilai keberhasilan pembinaan generasi muda tidak bisa dibebankan kepada sekolah semata. Diperlukan kolaborasi antara pihak sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat kepolisian agar pengawasan terhadap anak-anak dapat berjalan maksimal.

“Kami siap mendukung sekolah melalui berbagai kegiatan pembinaan, penyuluhan, maupun edukasi hukum agar para siswa memahami risiko dari setiap tindakan yang mereka lakukan,” tuturnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Polsek Tanjung Mutiara. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Selain memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah, Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap perkembangan generasi muda di lingkungan masing-masing.

“Keamanan dan masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita ciptakan lingkungan yang positif agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak baik,” kata IPTU Robi Andrisno.

Kegiatan koordinasi berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dalam suasana penuh keakraban dan menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap para pelajar di Kecamatan Tanjung Mutiara.

Melalui sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian, diharapkan kasus bullying maupun kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh siswa. (AZT)