DETAKDETIK.COM | Ramainya aktivitas masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, menjadi perhatian jajaran Polsek Tanjung Mutiara. Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel kepolisian menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan tersebut, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dilaksanakan oleh Kanit Lantas Polsek Tanjung Mutiara AIPTU Dondri Donand, SH, Banit Reskrim Hafiz Rifandi, serta Bhabinkamtibmas Tiku Selatan Rio Nazril PM, SH.
Dalam patroli dialogis tersebut, petugas menyampaikan berbagai pesan kamtibmas kepada masyarakat, pedagang ikan, nelayan, maupun pengunjung yang berada di kawasan pelelangan ikan dan sekitarnya.
Kapolsek Tanjung Mutiara IPTU Robi Andrisno, SH, MH mengatakan kegiatan KRYD dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di lokasi keramaian.
“Tempat pelelangan ikan merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup ramai setiap hari. Karena itu, kehadiran polisi diperlukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan,” kata IPTU Robi Andrisno.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun pencurian dengan pemberatan (curat), terutama saat memarkirkan kendaraan di kawasan pelelangan ikan.
Petugas juga mengingatkan warga agar tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci dan memastikan barang berharga tetap berada dalam pengawasan.
Selain fokus pada keamanan, jajaran Polsek Tanjung Mutiara turut mengingatkan masyarakat dan pengunjung yang berada di kawasan pesisir agar tidak mandi atau berenang di laut, terutama pada lokasi yang tidak memiliki pengawasan petugas keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan. Gelombang laut dan arus di kawasan pantai bisa berubah sewaktu-waktu sehingga perlu kewaspadaan, terutama bagi anak-anak dan pengunjung dari luar daerah,” ujar Kapolsek.
Menurut IPTU Robi Andrisno, edukasi keselamatan di kawasan pesisir menjadi bagian penting dari upaya kepolisian untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun musibah yang dapat merugikan masyarakat.
Selain itu, warga dan pengunjung TPI Pasia Tiku juga diajak menjaga ketertiban bersama serta menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan aktivitas jual beli hasil tangkapan nelayan.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jika lingkungan aman dan tertib, aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.
Kawasan TPI Pasia Tiku sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas perikanan di Kecamatan Tanjung Mutiara yang setiap harinya menjadi tempat bertemunya nelayan, pedagang, dan pembeli hasil laut dari berbagai daerah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan pelelangan ikan terpantau aman dan kondusif. Melalui KRYD yang dilakukan secara rutin, Polsek Tanjung Mutiara berharap kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan keselamatan semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang nyaman bagi seluruh warga. (AZT)














