DETAKDETIK.COM | Polda Sumatera Barat menyalurkan dua ekor sapi kurban untuk warga penghuni hunian sementara (huntara) di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Dua sapi kurban tersebut disalurkan masing-masing untuk penghuni Huntara Linggai dan Huntara Ujuang Jorong Bancah, Kenagarian Maninjau. Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada Kamis (28/5/2026) dan berlangsung penuh suasana kebersamaan.
Di Huntara Ujuang Jorong Bancah, penyembelihan sapi kurban dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan dihadiri langsung Kapolsek Tanjung Raya Iptu Loren Efendi bersama sejumlah personel Polsek Tanjung Raya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kanit Binmas Aiptu Sastra W, Kanit Propam Aipda Baihaqi, Kanit Samapta Aiptu Hendra SH, Bhabinkamtibmas Nagari Maninjau Bripka Heriyanto, Bhabinkamtibmas Nagari Koto Gadang Bripka Heriyandi, serta Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Batang Brigadir Fahmi.
Warga penghuni huntara tampak bergotong royong dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Tanjung Raya Iptu Loren Efendi mengatakan bantuan dua ekor sapi kurban dari Kapolda Sumbar itu merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat terdampak bencana yang saat ini masih tinggal di huntara.
“Tahun ini ada dua ekor sapi bantuan dari Kapolda Sumbar yang disalurkan untuk warga di dua huntara, yakni Huntara Linggai dan Huntara Bancah di Kecamatan Tanjung Raya,” kata Loren Efendi kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, momentum Idul Adha menjadi kesempatan untuk berbagi dan memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat penghuni huntara dan mempererat hubungan antara Polri dengan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski masih tinggal di hunian sementara, semangat kebersamaan masyarakat tetap terjaga. Hal itu terlihat dari antusiasme warga yang bersama-sama mengikuti proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.
Diketahui, kawasan huntara di Kecamatan Tanjung Raya dihuni warga terdampak bencana yang masih menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian tetap. (AZT)














