DETAKDETIK.COM | Satuan Binmas Polres Agam menggelar sosialisasi dan penyuluhan kepada pelajar MTSN 4 Agam di Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Selasa (26/5/2026).
Dalam kegiatan itu, polisi memberikan edukasi tentang bahaya narkotika, penggunaan knalpot brong hingga bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Agam Iptu Edi Yanto bersama personel Sat Binmas lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Romel Efendi, Ps Kanit Bintibsos Aiptu Abd Rahman, Ps Kanit Binpolsus Bripka Dodi Juliandi, kepala sekolah, para guru, serta ratusan pelajar MTSN 4 Agam.
Dalam penyampaiannya, Iptu Edi Yanto mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba karena dapat merusak masa depan generasi muda.
“Narkotika sangat berbahaya karena bisa merusak kesehatan, mental, bahkan menghancurkan masa depan pelajar. Jangan pernah mencoba-coba,” kata Edi Yanto kepada siswa saat memberikan materi.
Selain narkoba, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya penggunaan knalpot brong di kalangan remaja yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
“Knalpot brong bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat. Kami mengimbau pelajar untuk tertib berlalu lintas dan tidak ikut-ikutan tren negatif,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sat Binmas juga memberikan edukasi terkait bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Para siswa diminta saling menghormati dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman secara fisik maupun verbal.
Menurut Edi, bullying dapat berdampak serius terhadap psikologis anak dan berpotensi menimbulkan trauma berkepanjangan.
“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Jangan ada perundungan, baik secara langsung maupun di media sosial,” katanya.
Kepala MTSN 4 Agam menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut. Ia berharap edukasi dari kepolisian dapat meningkatkan kesadaran para pelajar terhadap bahaya perilaku negatif yang saat ini banyak mengintai generasi muda.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara siswa dan petugas kepolisian. Para pelajar tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan hingga kegiatan selesai. (AZT)














