Kapolsek Tanjung Mutiara Minta Perbankan Perketat Sistem Keamanan dan CCTV

banner 120x600

DETAKDETIK.COM | Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Robi Andrisno bersama personel Polsek Tanjung Mutiara memberikan himbauan kamtibmas kepada sejumlah perbankan di wilayah hukum Polsek Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu menyasar sejumlah unit perbankan, di antaranya Bank BRI Unit Cabang Agam, Bank Mutiara Pesisir dan Bank Nagari Kantor Kas Tiku.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tanjung Mutiara didampingi Kanit Provost Aiptu Nurwan Arahab, Kanit Samapta Aipda Refren serta Bhabinkamtibmas Nagari Tiku V Jorong Aipda Roni Marsyal.

Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Robi Andrisno mengatakan kegiatan itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal di lingkungan perbankan.

“Kami mengingatkan pihak perbankan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, baik pencurian, perampokan maupun curanmor yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” kata Iptu Robi Andrisno.

Dalam kunjungannya, pihak kepolisian juga mengimbau pimpinan unit perbankan untuk memastikan sistem keamanan berjalan optimal, termasuk pemasangan CCTV di titik-titik rawan serta pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk nasabah.

Menurutnya, sektor perbankan menjadi salah satu objek vital yang membutuhkan perhatian serius dalam menjaga keamanan karena aktivitas transaksi masyarakat cukup tinggi setiap harinya.

“Keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi juga membutuhkan kesiapsiagaan dari pihak perbankan dan dukungan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas kepada pihak bank, Kapolsek juga mengajak masyarakat di Kecamatan Tanjung Mutiara agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian, pihak perbankan dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjung Mutiara.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah lebih awal,” tutur Robi. (AZT)