DetakDetik.com | PDI Perjuangan membuka posko layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak bencana di Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (3/1/2026).
Layanan tersebut merupakan bagian dari Misi Kemanusiaan PDI Perjuangan sebagai respons cepat pascabencana.
Posko kesehatan didirikan di dua lokasi, yakni di tempat pengungsian Madrasah Diniyah Awaliyah Al Ihsan, Gasang Maninjau, serta di Posko Tanggap Bencana PDI Perjuangan Kabupaten Agam di Kubu Baru Panyinggahan (Kupa), Nagari Maninjau.
Kedua posko tersebut menjadi pusat layanan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir bandang.

Puluhan tenaga medis diterjunkan untuk melayani masyarakat. Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning Proletariyati, A.Ak., bersama Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, turut hadir dan melayani warga secara langsung.
dr. Ribka menjelaskan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak pascabencana karena banyak warga mengalami gangguan kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
“Setelah banjir bandang, keluhan kesehatan yang kami temukan cukup beragam, mulai dari infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, diare, hingga kelelahan. Karena itu, kami berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujar dr. Ribka di Maninjau.
Ia menegaskan, kehadiran posko kesehatan tersebut merupakan wujud komitmen PDI Perjuangan untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat.
“Kami ingin memastikan warga tidak merasa sendirian menghadapi dampak bencana. Semangat gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat kecil menjadi dasar gerak kami,” katanya.

Sementara itu, Sri Rahayu menyampaikan bahwa Misi Kemanusiaan PDI Perjuangan tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami terus berkoordinasi dengan kader dan relawan di daerah agar bantuan lain, seperti logistik dan pendampingan bagi warga terdampak, dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Warga Maninjau menyambut positif keberadaan posko kesehatan tersebut. Sejak siang hari, warga terlihat mendatangi posko untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.
PDI Perjuangan memastikan layanan kesehatan gratis akan terus dibuka selama masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Agam. (AT)














