DETAKDETIK.COM (Binjai) | Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengingatkan para pelajar agar menjauhi tawuran, narkoba, dan kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan. Pelajar juga diminta disiplin, menaati aturan lalu lintas, serta fokus mengejar prestasi.
Pesan tersebut disampaikan Bimo saat menjadi pembina upacara dalam program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) di SMA Negeri 3 Binjai, Jalan Padang Sidempuan No. 24, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Senin (26/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama dan personel Polres Binjai.
Dalam amanatnya, Kapolres memberikan arahan dan penyuluhan kepada para siswa agar menjaga sikap, menghormati guru, serta membangun pergaulan yang positif. Ia mengingatkan, tawuran antarpelajar maupun perkelahian dengan teman bukanlah jalan untuk menyelesaikan masalah.
Menurutnya, kenakalan remaja dapat membawa dampak buruk, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekolah. Karena itu, para pelajar diminta mampu mengendalikan diri dan tidak mudah terprovokasi ajakan yang berujung pada tindakan kekerasan.
Bimo juga mengingatkan siswa agar mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Selain itu, ia meminta generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkoba karena dapat merusak kesehatan, mengganggu pendidikan, dan menghancurkan masa depan.
Kepada pihak sekolah dan para guru, Kapolres mengajak untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap siswa. Koordinasi dengan kepolisian juga perlu diperkuat guna mencegah tawuran, kenakalan remaja, hingga keterlibatan pelajar dalam kelompok geng motor.
Melalui program POLIDIK, Polres Binjai berupaya mendekatkan kepolisian dengan lingkungan pendidikan. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman tentang hukum, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pelajar untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Polres Binjai berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua semakin kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Dengan pembinaan berkelanjutan, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, berprestasi, serta mampu menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain. (Zufrizal Tanjung)














