Polisi, Camat dan Wali Nagari Satukan Langkah Jaga Tanjung Mutiara

banner 120x600

AGAM – Menjaga keamanan di tengah masyarakat tidak bisa dilakukan polisi seorang diri. Komunikasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari menjadi penting agar berbagai persoalan warga bisa diketahui lebih cepat dan ditangani bersama.

Hal itu terlihat saat Bhabinkamtibmas Nagari Tanjung Sani Brigadir Tornado melakukan THTS dengan Camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama Putra, S.IP., bersama Wali Nagari Tiku Utara Amris, S.Sos., dan Wali Nagari Tiku Selatan Ismardi, S.H., Jumat (2/10/2026).

Pertemuan berlangsung di Ruangan Camat Tanjung Mutiara sekitar pukul 09.40 WIB. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi sarana bertukar informasi mengenai kondisi keamanan dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Brigadir Tornado mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama banjir dan gempa bumi. Pemerintah nagari dan masyarakat diharapkan dapat saling mengingatkan jika terjadi kondisi yang berpotensi membahayakan warga.

Pesan lainnya berkaitan dengan kehidupan sosial. Masyarakat diajak mencegah bullying serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Setiap persoalan yang muncul juga diharapkan tidak langsung berkembang menjadi konflik.


Jika terjadi perselisihan, polisi mendorong penyelesaian melalui musyawarah dan kekeluargaan. Pendekatan restorative justice dapat menjadi pilihan sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap C3, yakni curas, curat dan curanmor.

Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Welly Anoftri, S.H., mengatakan komunikasi antara polisi, camat dan wali nagari sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami berharap setiap informasi atau persoalan di tengah masyarakat dapat segera dikoordinasikan. Kalau ada indikasi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Tanjung Mutiara,” kata AKP Welly Anoftri.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai persoalan dapat ditangani lebih awal sebelum menjadi gangguan yang lebih besar.

(Humas Polres Agam)