DETAKDETIK.COM (Pasbar) | Dua sekolah menengah kejuruan (SMK) dari dua provinsi bertemu dalam pertandingan olahraga persahabatan.
Tak hanya adu kemampuan di lapangan, pertemuan SMKN 1 Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumatera Barat, dengan SMKN 1 Batang Natal, Mandailing Natal, Sumatera Utara, itu juga membuka peluang kerja sama antarsekolah.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Olahraga SMKN 1 Ranah Batahan, Sabtu (26/9/2026). Berbagai cabang olahraga dipertandingkan, seperti voli, bulu tangkis, sepak takraw, catur, tenis meja dan sepak bola.
Kegiatan dibuka Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Barat Wilayah VI (Pasaman-Pasaman Barat) yang diwakili Kasi Sekolah Menengah Atas Rudi Pranata, S.Pd., MM. Hadir dalam kegiatan itu Camat Ranah Batahan, Kapolsek Ranah Batahan serta unsur Muspika lainnya.
Kedatangan rombongan SMKN 1 Batang Natal disambut tari Pasambahan yang dibawakan siswi SMKN 1 Ranah Batahan. Sebanyak 178 orang dari SMKN 1 Batang Natal mengikuti kegiatan tersebut.
Rudi Pranata memberikan apresiasi kepada Kepala SMKN 1 Ranah Batahan Dr. Cand. Imelda, S.Pd., M.Pd.T. yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana bagi siswa untuk saling mengenal dan membangun komunikasi.
“Pertemuan ini bukan hanya tentang pertandingan. Anak-anak bisa belajar membangun komunikasi dan meningkatkan kepercayaan diri melalui kegiatan seperti ini,” kata Rudi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan sekolah lain di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Barat Wilayah VI.
Selain pertandingan, Rudi juga mengajak rombongan dari Mandailing Natal menikmati sejumlah objek wisata di Pasaman Barat. Di antaranya Pantai Air Bangis dan Pantai Sasak yang dapat dikunjungi setelah kegiatan.
Kepala SMKN 1 Ranah Batahan Imelda mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut. Ia juga menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan balasan ke SMKN 1 Batang Natal.
Menurut Imelda, pertemuan itu menjadi bagian dari semangat sekolah untuk terus bangkit dan berkembang. Sebelumnya, SMKN 1 Ranah Batahan menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Sejumlah ruang belajar rusak dan sekolah kerap terdampak genangan saat hujan.
Pada 2025, sekolah mendapat bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan tersebut digunakan untuk memperbaiki sejumlah ruang belajar serta membangun Laboratorium Komputer, Laboratorium IPA, ruang UKS, BK dan OSIS.
Sekolah juga mendapat bantuan peralatan praktik untuk jurusan Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam (TPFL) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan.
Namun, upaya pembenahan kembali mendapat tantangan setelah bencana galodo pada November 2025. Material longsoran menimbun sejumlah bangunan dan merusak drainase sekolah.
Melalui program revitalisasi penanggulangan bencana, sekolah kembali mendapat bantuan. Perbaikan dilakukan terhadap gedung, drainase, fasilitas air bersih, dam penahan tebing atau bronjong serta halaman sekolah.
“Alhamdulillah, sekarang sekolah kami sudah mulai tacelak. Lapangan olahraga ini sudah bisa dimanfaatkan anak-anak untuk pertandingan persahabatan,” ujar Imelda.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Batang Natal Pradana Adi Syahputra, S.Pd., mengaku terkesan dengan sambutan tuan rumah. Ia menyebut penyambutan dengan tari dan budaya menjadi pengalaman tersendiri bagi rombongannya.
“Kami tidak menyangka acaranya akan berlangsung semeriah ini. Penyambutan dengan tari dan budaya ini akan kami jadikan contoh. Kami juga mengundang SMKN 1 Ranah Batahan untuk bersilaturahmi ke Batang Natal,” kata Pradana.
Setelah acara pembukaan, rombongan mengikuti makan bersama sebelum melanjutkan pertandingan. Sejumlah cabang olahraga digelar di lapangan sekolah, sedangkan pertandingan sepak bola dilaksanakan di Lapangan Bola Jorong Air Talang, Nagari Batahan Selatan.
Laga tersebut melibatkan siswa, guru dan tenaga kependidikan dari kedua sekolah. Dalam pertandingan sepak bola, SMKN 1 Ranah Batahan berhasil menang dengan skor 3-2.
Pertandingan akhirnya ditutup dengan salam-salaman dan foto bersama. Namun, pertemuan dua sekolah tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan olahraga.
Imelda mengusulkan adanya pertukaran pelajar antara kedua sekolah. Rencana itu dinilai terbuka karena SMKN 1 Ranah Batahan dan SMKN 1 Batang Natal memiliki beberapa jurusan yang sama, di antaranya Teknik Audio Video (TAV) serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).
Usulan tersebut mendapat sambutan dari para peserta. Pertemuan yang diawali pertandingan olahraga itu pun berakhir dengan rencana kerja sama baru antara dua sekolah dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara. (Adrian Jambak)














